Aladdin Meneladani Cara Nabi Muhammad Saw Dalam Mendidik Anak Yang Patut Kita Contoh | Kang Aladin

Meneladani Cara Nabi Muhammad Saw Dalam Mendidik Anak Yang Patut Kita Contoh

Anak memang anugrah dari sang pencipta yang sangat luar biasa yang seharusnya dijaga dengan baik. Apalagi untuk yang sudah menikah dan berpasangan. Tentunya kehadiran si buah hati memang sangat ditunggu-tunggu kedatangannya. Sehingga hal ini lengkap sudah kebahagaiaan seseorang untuk menjalani hidup bersama dengan keluarga kecilnya. Oleh karena itu kebutuhan si anak tentunya harus dipenuhi baik kebutuhan jasmaninya dan rohaninya.


Tentunya kita sebagai umat Nabi Muhammad Saw pastinya selalu mengikuti kebiasaan-kebiasaan beliau dalam kehidupan sehari-hari. Salah satunya yaitu dalam mendidik anak. Beliau sendiri merupakan pemimpin umat islam yang dikenal dengan sifat penyayang dan penyabar. Tidak suka memarahi ataupun sampai membentak anak. Akan tetapi dalam masalah agama beliau pun tegas. 

Dari Aisyah R.ha berkata, rasulullah Saw bersabda: " Sebaik-baiknya kalian adalah ( suami ) yang paling baik terhadap keluarganya dan aku adalah yang paling baik terhadap keluargaku." ( HR. Tirmidzi ) Maka dari itu inilah cara nabi Muhammad Saw dalam mendidik anak yang patut kita contoh. Yaitu diantaranya sebagai berikut:

  • Mendidik dengan ahlak yang paling mulia

Kebaikan seseorang yang dinilai ada 2 hal yang perlu anda ketahui yaitu agama dan akhlaknya. sedangkan Rasulullah saw adalah orang yang dikaruniai ahlak paling baik dimuka bumi. Beliau diutus dengan tujuan untuk memperbaiki prilaku manusia. Oleh sebab itu beliau selalu mengajarkan kebaikan-kebaikan kepada anaknya tentang ahlak dalam islam. 

Rasulullah Saw bersabda " sesungguhnya aku diutus hanya untuk menyempurnakan kemuliaan ahlak."

  • Bersikap lemah lembut terhadap anak

Meski beliau adalah pemimpin umat muslimin, namun beliau tidak pernah bersikap sombong atau bersikap semaunya terhadap keluarganya. Akan tetapi beliau menunjukan ahlak yang sangat baik dan lemah lembuh kepada anak-anaknya. Beliau juga kerap memanggil dengan sebutan yang paling indah serta menggendong dan mengusap kepalanya.
Dari aqra bin Habis pemuka bani tamim mengaku" Demi allah, aku mempunyai 10 orang anak, akan tetapi tidak ada satu pun ku ciumi diantara mereka. Lalu Nabi pun memandangnya dan berkata" Barang siapa tidak mengasihi, ia tidak akan dikasihi. 

  • Tidak melarang anak untuk bermain

Mendidik anak Rasulullah saw tidak selalu melarang dan beliau sangat menyukai melihat anak-anak bermain. Di jelaskan dalam hadis yang diriwayatkan dari Anas bin Malik r.a ia berkata: "pada suatu hari aku melayani Rasulullah. Setelah tugasku selesai, Aku berkata dalam hati, Rasulullah sedang beristirahat siang. Akhirnya, aku keluar ke tempat anak-anak bermain. aku menyaksikan mereka sedang bermain. Tidak lama kemudian Rasulullah datang seraya mengucapkan salam kepada anak-anak yang sedang bermain. Beliau lalu memanggil dan menyuruhku untuk suatu keperluan. Aku pun segera pergi untuk menunaikannya, sedangkan beliau duduk dibawah sebuah pohon hingga aku kembali. ( HR. Ahmad )

Lalu di riwayatkan dari Aisyah R.ha berkata" Aku dahulu pernah bermain boneka disisi Nabi Saw. Aku memiliki beberpa sahabat yang biasa bermain bersama ku. Ketika Rasulullah Saw Masuk ke dalam rumah, mereka pun bersembunyi dari beliau. Lalu beliau menyerahkan mainan padaku satu demi satu lantas mereka pun bermain bersama ku. " ( HR. Bukhari ).

  • Mengajarkan ilmu agama

Nabi Muhammad Saw juga mengajarkan ilmu agama kepada anak sejak dini. Karena jika anak-anak tidak dilandasi dengan agama sejak kecil, maka bisa saja kelak jika dia sudah dewasa bisa terpengaruh pergaulan. Apalagi kita tahu saat ini pergaluan ditengah masyarakat sangatlah memprihatinkan. Tentunya baginda Rasulullah mengajarkan ilmu agama kepada anaknya sangatlah luas dan mengajarkannya secara bertahap dan tidak sekaligus. 

  • Mengajarkan untuk berbakti kepada kedua orang tua

Tentunya ini menjadi point penting yang harus dilakukan oleh para orang tua dirumah yaitu untuk selalu mengajarkan berbakti kepada kedua orang tua. Karena kita tahu banyak saat ini anak-anak selalu melawan kepada kedua orang tuanya dan itu adalah perbuatan dosa yang sangat besar.  Nabi saw selalu mengajarkan tentang keutamaan berbakti kepada kedua orang tua. Sebab anak durhaka adalah hal yang sangat merugikan dan balasannya pun sangat pedih. 

Diriwayatkan oleh Aisyah R.ha " Aku tidak pernah melihat seseorang yang lebih mirip dengan nabi Saw dalam cara berbicara maupun duduk dari pada pada fatimah" Aisyah berkata lagi," Biasanya apabila Nabi saw melihat fatimah datang, beliau mengucapkan selamat datang padanya, lalu berdiri menyambut dan menciumnya. Kemudian beliaun menggamit tangannya hingga belian dudukan fatimah di tempat duduk beliau. Begitu pula apabila Nabi Saw datang padanya, maka fatimah mengucapkan selamat datang pada beliau, kemudian berdiri menyambutnya, menggandengan tangannya, lalu menciumnya" ( Dishahihkan oleh Asy-syaikh Al-albani )

  • Mengajarkan cara berpakaian yang baik sesuai agama

Bagi anak perempuan, Baginda Rasulullah Saw memberikan pendidikan tentang bagaimana menjadi oarang mukmin yang baik dengan berpakaian secara islami yaitu berpakaian longgar dan berhijab syar'i. " wahai Nabi, katakanlah kepada istri-isterimu, anak-anak perempuanmu dan istri-istri orang mukmin hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka. Yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk dikenal, karena itu mereka tidak diganggu dan Allah adalah Maha pengampun lagi maha penyayang. ( Qs AL-ahzab: 59 ) 

Diriwayatkan dari Aisyah R.ha bahwa Asma binti Abi Bakar menemui Rasulullah Saw dengan kondisi ia berpakaian pendek, maka berpalinglah Rasulullah Saw seraya berkata. " Wahai Asma,' Sesungguhnya Wanita, apabila telah baligh, tidak pantas terlihat kecuali ini dan ini( beliau menunjuk wajah dan Kedua telapak tangannya). " ( HR. Abhu Daud )

  • Menumbuhkan jiwa kepemimpinan

Teruntuk laki-laki yang merupakan pemimpin, seperti yang sudah diterangkan dalam al-quran An-nisaa: 34 " Kaum lelaki itu adalah pemimpin bagi kaum wanita, oleh karena allah telah melebihkan sebahagian mereka (laki-laki) atas sebahagian yang lain( wanita ). Oleh karena itulah sejak usia dini, hendaknya orang tua selalu menanamkan jiwa kepemimpinan bagi anak laki-lakinya. Sehingga anak-anak aka memahami perannya sebagai laki-laki dan tumbuh sikap tegas maupun mandiri sesuai tempat lingkungannya. 

Tidak hanya itu saja para orang tua di sarankan untuk banyak menceritakan kisah-kisah teladan para nabi dan sahabat. sehingga anak-anak akan merasa dekat dengan tokoh-tokoh di dalamnya. 

  • Menanamkan tauhid

Dan untuk yang terakhir para orang tua wajib menanamkan tauhid pada anaknya tentang siapa dirinya dan siapa tuhannya. Hal ini tentu perlu dilakukan sejak dini untuk mengetahui hal tersebut. Diriwayatkan dari An-nasai dalam isyaratun nisaa dan ibnu hiban dari  sahabat anas bin malik r.a" Sesungguhnya Allah akan bertanya kepada setiap pemimpin tentang apa yang di pimpinnya. Apakah ia pelihara ataukah ia sia-siakan, hingga seseorang ditanya tentang keluarganya. 
Dengan demikian itulah cara Nabi Muhammad Saw dalam mendidik anak yang patut kita contoh. Semoga bermanfaat dan anda mengalamkannya dengan sempurna.
 Baca Juga : Inilah Bahaya Melakukan Imunisasi Pada Bayi Yang Harus Bunda Ketahui

kangaladin

Kang Aladin adalah personal blog, yang dibuat untuk membuat artikel menarik. Berisi tentang info seputar Pendidikan, Sosial, Politik, Olahraga, Pengobatan, Herbal, Budaya, Agama, Wisata dan Teknologi.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar