Aladdin Menguntungkan Jika Pakai Dinar Dan Bukan Uang Kertas | Kang Aladin

Menguntungkan Jika Pakai Dinar Dan Bukan Uang Kertas




Kang Aladin - Selamat datang di Blog pribadi Kang Aladin yang isinya jelas sangat di nanti oleh anda para aktifis di dunia maya. Baiklah kali ini saya akan membahas mengenai Menguntungkan Jika Pakai Dinar Dan Bukan Uang Kertas. So, Apakah itu benar?

Sebelum kita membahas lebih jauh mengenai dinar atau uang kertas ini alangkah baiknya kita lihat dulu sejarah dari keduanya. Semoga artikel ini bermanfaat dan bisa membuka pola pikir anda mengenai uang.

Menguntungkan Jika Pakai Dinar Dan Bukan Uang Kertas, Benarkah?
  •  Dinar dan Dirham

Dinar merupakan mata uang logam emas murni yang berpatokan memiliki berat satu mitsqal atau setara dengan 4,25 gram. Menurut Abdul Qadim Zallum dalam kitabnya Al-Amwal fi Daulah al-Khilafah, dinar dan dirham telah dikenal oleh orang Arab sebelum datangnya Islam karena aktivitas perdagangan yang mereka lakukan dengan negara-negara di sekitarnya.

Memang pada awalnya transaksi bangsa arab terutama islam berjual beli dengan sistem barter suka sama suka. Dengan hal ini biasanya menggunakan emas murni meskipun belum berupa koin.

Pertama kali umat Islam menggunakan dinar dan dirham pada tahun 642 M atau satu dasawarsa setelah Rasulullah SAW wafat. Khaifah Umar bin Khattab memutuskan untuk menggantikan drachma dengan dirham. Sedangkan koin dinar dan dirham pertama kali dicetak umat Islam pada tahun 651 M pada era kepemimpinan Utsman bin Affan. Dirham pertama itu mencantumkan tulisan bismalah.

Keunggulan menggunakan dinar dan dirham ialah tidak ada kata inflasi atau deflasi. Dalam kata lain tidak ada kata kenaikan dan penurunan harga. Beruntunglah ketika sebuah negara yang memiliki alat tukar dari dinar dan dirham ini.
  • Uang Kertas
Asal Sistem Uang kertas ‘Usury” merupakan sebuah sistem yang berasal dari zaman kegelapan. Di masa kejayaan Ordo Knights Templar di Eropa usai Perang Salib pertama (1099), ordo yang disahkan oleh Paus dan diberi hak istimewa untuk bisa memungut pajak di seluruh daerah kekuasaannya ini kemudian mendirikan sebuah lembaga simpan-pinjam yang entah secara kebetulan atau tidak diberi nama “Usury”.

Jika biasanya para peziarah dari Eropa yang ingin berangkat ke Jerusalem membawa serta harta dan kekayaannya yang sangat banyak sebagai bekal, maka dengan adanya “Usury” ini, tiap peziarah Eropa yang ingin ke Jerusalem boleh menitipkan harta bendanya ke “Usury” di Eropa dan sebagai gantinya dia diberi secarik kertas sebagai kartu jaminan yang berisi kata-kata sandi, yang nantinya setibanya di Jerusalem bisa ditukarkan dengan uang dan yang diperlukannya dengan hanya menyerahkan kertas jaminan tersebut. Tentunya ordo ini sebagai penyelenggara “Usury” menarik keuntungan yang bersifat material.

Knights Templar sendiri dibentuk oleh Ordo Biarawan Sion, sebuah Ordo yang didirikan Godfroi de Bouillon, salah satu panglima pasukan salib yang oleh banak sejarawan Barat diduga kuat berasal dari kelompok Kabbalah. Kelompok ini terdiri dari tokoh-tokoh Yahudi-Kabbalis yang di kemudian hari berkumpul di rumah Sir Mayer Amschel Rotschilds di Judenstrasse, Bavaria, tahun 1773, guna merancang penguasaan dunia dan mendirikan The New Illuminati di bawah komando Adam Weishaupt. Dari sinilah The Federal Reserve dan jaringan perbankan dunia yang menyebarkan uang kartal berawal.

Pada prinsipnya, sistem uang kertas (kartal) adalah sistem penipuan terhadap masyarakat banyak. Secara sederhana, sistem ini bisa digambarkan sebagai mencetak sebanyak-banyaknya uang kertas (uang simbol yang sesungguhnya tidak memiliki nilai sama sekali) dan mengguyurnya ke tengah masyarakat. Di lain pihak dalam waktu bersamaan, pengelola atau pengusaha yang mencetak uang kartal itu menarik sebanyak-banyaknya batangan emas ke pihaknya dari masyarakat luas. Jadi mereka menukar uang kartal yang sama sekali tidak ada harganya dengan batangan-batangan emas.

Kesimpulan

Apakah anda menginginkan kembali uang dinar atau dirham ini menjadi alat tukar atau jual beli di dunia ini? nantikan tanggal mainnya. 

لَيَأْتِيَنَّ عَلَى النَّاسِ زَمَانٌ يَطُوفُ الرَّجُلُ فِيهِ بِالصَّدَقَةِ مِنْ الذَّهَبِ ثُمَّ لَا يَجِدُ أَحَدًا يَأْخُذُهَا مِنْهُ

“Akan datang suatu jaman atas manusia, seseorang berkeliling di masa itu dengan membawa sedekah dari emas kemudian tidak menjumpai orang yang mau menerima sedekahnya.” (HR. Al-Bukhari: 1325, Muslim: 1680 dari Abu Musa Al-Asy’ari radliyallahu anhu). 

kangaladin

Kang Aladin adalah personal blog, yang dibuat untuk membuat artikel menarik. Berisi tentang info seputar Pendidikan, Sosial, Politik, Olahraga, Pengobatan, Herbal, Budaya, Agama, Wisata dan Teknologi.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar