Aladdin Siapakah Erdogan Dan Raja Salman? | Kang Aladin

Siapakah Erdogan Dan Raja Salman?


Siapakah Erdogan dan Raja Salman? 

Mungkin orang di dunia terutama umat islam bertanya-tanya siapakah sebenarnya mereka ini. Mereka berdua adalah orang yang loyal terhadap kebebasan Warga Palestina. Mereka adalah orang yang paling dibenci oleh para yahudi laknatullah. Mereka adalah pemimpin yang menurut Kang Aladin adalah pemimpin yang adil, dengan selalu mensejahterakan rakyatnya. Oleh karena itu kang Aladin  mengajak untuk mencari tahu akan siapakah orang yang bernama erdogan dan raja salman. 

1. Erdogan

Lahir di Istanbul, Turki dengan nama Recep Tayyip Erdogan. Erdogan panggilan yang disematkan pada pimpinan gagah berani ini. Jika Indonesia waktu dahulu mempunyai Ir.Sokarno kini tak kalah gagah beraninya menentang ke batilan yakni pemimpin turki saat ini Erdogan. Lahir pada 26 Februari 1954.

Awal kesuksesannya beliau menjabat sebagai walikota Istanbul Raya pada 27 maret 1994.Dalam kepemimpinannya beliau sangatlah baik, dikenal sebagai seorang administratur dan populis menjadikan beliau bisa mengelola untuk membangun jalan-jalan transportasi istanbul. Prestasi yang sangat menonjol adalah keberhasilannya pada pengadaan air bersih untuk penduduk kota, memberikan pekerjaan yang lebih terhormat pada kaum wanita dan melarang menyuguhkan khamr tanpa dibawah kontrol walikota.

Dengan Keberhasilannya memimpin kota, Erdogan pada tanggal 10 agustus beliau mencalonkan  diri sebagai Presiden Turki yang pada saat itu pemilihan dipilih secara langsung oleh rakyat turki semenjak 91 tahun lamanya dipilih oleh parlemen.

Mengejutkan hasil yang didapatkan oleh Erdohgan mampu mengalahkan dua kompetitornya dan bahkan mengalahkan Selahattin Demirtas yang merupakan politisi etnis Kurdi di Turki yang  waktu itu sangatlah kuat.

Pada waktu sebelum Erdogan memimpin Turki adalah negara yang anti Islam dan cenderung pada Amerika Serikat, namun ketika erdogan memimpin semua yang berbau Amerika Serikat mereka putuskan, dan mengganti Negara yang anti Islam menjadi Negara yang patuh terhadap ajaran Islam. Erdogan mengganti Turki menjadi Negara Khilafah.

Mengejutkan setelah Kepemimpinan Erdogan Turki makin disegani oleh bangsa lain termasuk Amerika dan Israel. Bahkan dengan tegasnya beliau tidak menyetujui akan tindakan militer Israel kepada Palestina. Baru-baru ini saat Israel membatasi kaum muslim Palestina untuk beribadah, Erdogan Berkata "Al-Aqsa bukan hanya milik muslim Palestina, tapi juga menjadi tempat suci yang dihormati oleh 1,7 miliar muslim di seluruh dunia,". Begitu cintanya beliau terhadap sesama muslim. Kini beliau sedang memperjaungkan hak-hak muslim yang berada di Palestina bisa terbebas dari ancaman kaum yahudi.

2. Raja Salman

Lahir pada tanggal 31 Desember 1935 dengan nama Salman bin Adul Aziz Al Sa'ud. Beliau adalah Raja ketujuh Pelindung dari dua kota Suci yakni Mekah dan Madinah. Raja Salaman adalah keturunan dari Wangsa Saud. Raja Salman dikenal sebagai Raja yang Royal. Bukan royal menghambur-hamburkan uang dengan begitu saja, akan tetapi beliau royal dalam mensejahterakan rakyatnya. 

Raja Salman Juga adalah orang yang tegas terhadap tindakan-tindakan yang dilakukan oleh Israel kepada Palestina. Terbukti pada minggu-minggu ini kerjaan Arab Saudi mendesak Israel akan pembukaan pembatas-pembatas umat muslim beribadah.

Ini adalah contoh kepemimpinan yang tegas, tidak mengenal akan kerjasama dengan siapapun jika mereka melakukan kesalahan, wajib untuk melawan dan mengingatkan.

Kesimpulan
Bahwa setiap Muslim seharusnya menyadari bahwa harus berhati-hatilah memilih pemimpin. Pilihlah pemimpin seperti mereka, yang tidak hanya mementingkan kepentingan negara saja akan tetapi harus mementingkan umat. Mari kita semua doakan supaya mereka dapat memimpin dan membangunkan umat Islam diseluruh dunia untuk bersatu. Jangan mudah di adu domba oleh bangsa Yahudi laknatullah.



kangaladin

Kang Aladin adalah personal blog, yang dibuat untuk membuat artikel menarik. Berisi tentang info seputar Pendidikan, Sosial, Politik, Olahraga, Pengobatan, Herbal, Budaya, Agama, Wisata dan Teknologi.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar