Aladdin TAK PERLU MENGELUH HANYA KARENA MANUSIA | Kang Aladin

TAK PERLU MENGELUH HANYA KARENA MANUSIA

TAK PERLU MENGELUH HANYA KARENA MANUSIA

Dikisahkan seorang pemuda yang bernama Raffi yang telah bersama selama tiga tahun lamanya dengan seorang perempuan yang bernama Rindu,mereka pasangan yang penuh kegembiraan, dan penuh kasih sayang.

Hari demi hari mereka lalui bersama tanpa mengenal arti perpisahan dalam hidupnya. Bagaimana Raffi tidak bahagia mendapatkan Rindu yang menurutnya baik dan lugu, mungkin pemuda itu telah memberikan kepercayaan yang sangat kuat terhadap wanita itu.

Namun dibalik itu semua Rindu tersebut tak memperdulikan saberapa lama dia bersama, dia lebih memilih seorang lelaki yang kaya raya. Tekad yang ambisius dari Rindu tersebut mengalahkan rasa sayang yang telah diberikan oleh Raffi

Teringat disuatu malam dengan keadaan gemericik hujan Raffi mengendarai Sepeda Motor dengan tujuan ingin menemui Rindu.Namun apalah daya saat Raffi menemui Rindu saat itu dia sedang bersama laki-laki dihadapan matanya Rindu sedang asik berbincang.Ketika itu Rindu kaget dan berbicara pada Raffi dengan sedikit amarah lalu memutuskan untuk pergi dari hidupnya. Raffi pun pergi dengan rasa kecewa dalam lubuk hatinya.




Rasa penyesalan masih terbayang dalam ingatan, namun Raffi berpegang teguh dengan janji Allah SWT. dalam Al-Quran surat AnNur ayat 26 yang artinya :

”Wanita-wanita yang keji adalah untuk laki-laki yang keji dan laki-laki yang keji adalah untuk wanita-wanita yang keji (pula), dan wanita-wanita yang baik adalah untuk laki-laki yang baik dan laki-laki yang baik adalah untuk wanita-wanita yang baik (pula). Mereka (yang dituduh) itu bersih dari apa yang dituduhkan oleh mereka (yang menuduh itu). Bagi mereka ampunan dan rizki yang mulia (surga)"


Seketika kejadian itu pula ada seorang perempuan yang bernama Aliya, alangkah senangnya ketika hati sedang gundah gulana Rafi diberi semangat oleh Aliya,Rafi tak mempermasalahkan status hubungan dengan Aliya, karena saat dekat pun Raffi lillah karena Allah SWT. tak ada niatan dari Raffi untuk terlalu berharap pada manusia, ia hanya ingin menggantungkan hidupnya Pada Sang Maha Pencipta.



Dijalaninya berteman karena Allah,semuanya terasa nyaman, indah, dan hati menjadi tentram. Ketika Aliya memilih orang lain pun hati Raffi menerimanya karena apa?semua diserahkan kepada sang Pencipta, tak ada niatan sedikitpun untuk mengeluh. Karena yakin semua akan ada hikmahnya.

Dari cerita diatas dapat disimpulkan bahwa dalam hidup jangan terlalu berharap pada manusia, Sayyidina Ali Bin Abi Thalib berkata "Aku telah merasakan pahitnya hidup, namun yang paling pahit adalah berharap pada manusia". Semoga dengan pengalaman Teman Kang Aladin ini membuat anda berpikir bahwa sebaik-baiknya bersandar adalah kepada Allah SWT.
Sekian dan terimakasih.

kangaladin

Kang Aladin adalah personal blog, yang dibuat untuk membuat artikel menarik. Berisi tentang info seputar Pendidikan, Sosial, Politik, Olahraga, Pengobatan, Herbal, Budaya, Agama, Wisata dan Teknologi.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar