Aladdin NIKMAT BERSYUKUR | Kang Aladin

NIKMAT BERSYUKUR

Bersyukur Kepada Allah SWT.



"Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?" (QS. Ar-Rahman [55] )

Pentingnya dalam hidup untuk mensyukuri nikmat yang telah Allah berikan kepada kita,bersyukur atas segala kasih sayang,rahmat,dan karunia-Nya.
Dari sejak lahir sampai sampai dari tua nanti jika lautan dijadikan tinta,pepohonan dijadikan pena maka tak akan tertuliskan nikmat yang telah Allah berikan pada kita.
Bersyukur merupakan caerminan kepribadian kita,alangkah sombongnya jika mengkufuri nikmat yang telah Allah berikan.Dalam beberapa ayat Al-Quran dijelaskan:

“Karena itu, ingatlah kamu kepada-Ku niscaya Aku ingat (pula) kepadamu, dan bersyukurlah kepada-Ku, dan janganlah kamu mengingkari (ni’mat)-Ku.“(QS. 2:152)

“Dan Kami perintahkan kepada manusia (berbuat baik) kepada dua orang ibu-bapanya; ibunya telah mengandungnya dalam keadaan lemah yang bertambah-tambah, dan menyapihnya dalam dua tahun. Bersyukurlah kepadaKu dan kepada dua orang ibu bapakmu, hanya kepada-Kulah kembalimu.“ (QS. 31:14)

“Sungguh Allah telah menolong kamu dalam peperangan Badar, padahal kamu adalah (ketika itu) orang-orang yang lemah. Karena itu bertakwalah kepada Allah, supaya kamu mensyukuri-Nya.“ (QS. 3:123)

Dalam kandungan ayat tersebut bermakna bagi muslim dan muslimah agar kita senantiasa bersyukur atas segala nikmat yang Allah berikan.Dengan tegas bahwa Allah SWT tidak menyukai orang-orang yang khianat terhadap nikmat-Nya.

Adapun tanda-tanda orang yang bersyukur dan tanda tersebut adalah :


  • Orang bersyukur akan menunjukkan dalam bentuk ketaatan kepada Allah. Jadi tanda mensyukuri nikmat Allah adalah menggunakan nikmat tersebut dengan beribadah dan taat menjalankan ajaran agama. Keanehan bila orang mengakui nikmat Allah, tetapi tidak mau menjalankan ajaran agama seperti halnya sholat, enggan belajar agama dan sejenisnya.
  • Mengakui, memahami, serta menyadari bahwa Allah-lah yang telah memberikan nikmat. Pengertiannya di sini adalah bahwa segala nikmat pada dasarnya Allah yang memberikan kepada kita. Manusia adalah juga merupakan perantara dari Pemberi Nikmat yang sesungguhnya yaitu Allah. Orang yang bersyukur senantiasa menisbatkan setiap nikmat yang didapatnya kepada Allah Ta’ala, bukan kepada makhluk atau pun lainnya.
   
Dalam situasi apappun,ketika sedang mengalami musibah yang sangat berat
jika orang yang bersyukur niscaya tak akan pernah mengeluh sedikitpun.

 Manfaat jika kita bersyukur

1.Bersyukur dapat melestarikan nikmat.
Dengan bersyukur, Allah Swt akan melestarikan nikmat tersebut kepada hamba-Nya dan tidak mencabut nikmat terebut darinya. Sebagaimana sabda Rasulullah Saw: “bersyukur atas nikmat Allah Swt akan melestarikan nikmat tersebut.” (HR. ad-Dailami)
“(siksaan) yang demikian itu adalah karena sesungguhnya Allah Swt sekali-kali tidak akan mengubah sesuatu nikmat yang telah dianugerahkan-Nya kepada suatu kaum, hingga kaum itu mengubah apa-apa yang ada pada diri mereka sendiri, dan sesungguhnya Allah Swt Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.” (QS. Al-Anfaal [8]: 53)


2.Allah Swt tidak menyiksa hamba yang bersyukur dan beriman.
Jika seorang hamba adalah orang beriman dan selalu bersyukur maka Allah Swt tidak akan menyiksa hamba itu. Bahkan, Allah Swt memberi pahala atas amal-amalnya, menambahkan nikmat-Nya, dan memaafkan kesalahannya. “Mengapa Allah Swt akan menyiksamu, jika kamu bersyukur dan beriman? Dan Allah Swt adalah Maha Mensyukuri lagi Maha Mengetahui.” (QS. An-Nisa [4]:147)
3.Manfaat bersyukur kembali pada diri sendiri.
Sejatinya orang bersyukur akan merasakan manfaatnya bagi dirinya sendiri, berupa ketenangan, kedamaian, kebahagiaan hidup. Jika kita tahu bahwa balasannya adalah untuk kita sendiri tentu sepanjang hidup kita akan selalu bersyukur. “Dan sesungguhnya telah Kami berikan hikmah kepada Luqman, yaitu: ‘Bersyukurlah kepada Allah, dan barang siapa yang bersyukur (kepada Allah), maka sesungguhnya ia bersyukur untuk dirinya sendiri; dan barang siapa yang tidak bersyukur, maka sesungguhnya Allah Maha Kaya lagi Maha Terpuji.” (QS. Luqman [31]: 12)


5.Memiliki derajat yang sama dengan orang puasa.
Rasulullah Saw bersabda: “Orang yang makan dan pandai bersyukur sama derajatnya dengan orang puasa yang sabar.” (HR. Tirmidzi)

5.Balasan bersyukur adalah mendapat nikmat.
“Sebagai nikmat dari Kami. Demikianlah kami memberi balasan kepada orang-orang yang bersyukur.” (QS. Al-Qamar [54]: 35)

6.Allah Swt memperlihatkan tanda kebesaran-Nya bagi hamba yang bersyukur.
“Dan tanah yang baik, tanaman-tanamannya tumbuh subur dengan seizin Allah; dan tanah yang tidak subur, tanaman-tanamannya hanya tumbuh merana. Demikianlah Kami mengulangi tanda-tanda kebesaran (Kami) bagi orang-orang yang bersyukur.” (QS. Al-A’raaf [7]: 58)
7.Allah Swt pasti memberi balasan orang yang bersyukur.
Orang yang bersyukur pasti akan mendapatkan balasan dari Allah Swt, baik di dunia maupun di akhirat. Allah Swt brfirman: “Sesuatu yang bernyawa tidak akan mati melainkan dengan izin Allah, sebagai ketetapan yang telah ditentukan waktunya. Barang siapa menghendaki pahala dunia, niscaya Kami berikan kepadanya pahala dunia itu, dan barang siapa menghendaki pahala akhirat, Kami berikan (pula) kepadanya pahala akhirat itu. Dan Kami akan memberi balasan kepada orang-orang yang bersyukur. (Qs. Ali Imran [3]: 145)
8.Allah Swt akan menambah nikmat-Nya.
Janji Allah Swt bahwa Dia akan menambah nikmat yang telah diberikan jika kita mensyukurinya. “Dan (ingatlah juga), tatkala Tuhanmu memaklumkan; “Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti kami akan menambah (nikmat) kepadamu, dan jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka sesungguhnya azab-Ku sangat pedih.” (QS. Ibrahim [14]:7)

Dalam manfaat diatas akan ada balasannya jika kita mengkufuri nikmat Allah  tersebut,dijelaskan dalam Al-Quran:

“Jikalau sekiranya penduduk negeri-negeri beriman dan bertakwa, pastilah Kami akan melimpahkan kepada mereka berkah dari langit dan bumi, tetapi mereka mendustakan (ayat-ayat Kami) itu, maka Kami siksa mereka disebabkan perbuatannya”. (QS Al-A’raf [7]: 96).


Kita lihat contohnya sekarang, tidak usah jauh-jauh di Indonesia saja banyak orang-orang yang mengkufuri nikmat Allah SWT. Kang Aladin ambil contoh ketika ke serekahan manusia mengambil isi bumi yang terjadi di Sidoarjo, dengan serakahnya mereka mengambil dan tak pernah bersyukur,maka Allah timpahkan mereka dengan lumpur yang begitu panas ,lumpur yang merendamkan desa-desa yang ada disekitarnya,naudzubillah.


Sekian artikel yang dapat saya sampaikan,jangan lupa baca artikel lainnya yang berjudul  ISTIMEWANYA WANITA DALAM PANDANGAN ISLAM
Na’udzubillah

Selengkapnya : http://www.kompasiana.com/padlilsyah/7-bahasa-arab-yang-banyak-digunakan-salah_556c4988b9937311048b4567
Na’udzubillah

Selengkapnya : http://www.kompasiana.com/padlilsyah/7-bahasa-arab-yang-banyak-digunakan-salah_556c4988b9937311048b4567
Na’udzubillah

Selengkapnya : http://www.kompasiana.com/padlilsyah/7-bahasa-arab-yang-banyak-digunakan-salah_556c4988b9937311048b4567
Na’udzubillah

Selengkapnya : http://www.kompasiana.com/padlilsyah/7-bahasa-arab-yang-banyak-digunakan-salah_556c4988b9937311048b456

kangaladin

Kang Aladin adalah personal blog, yang dibuat untuk membuat artikel menarik. Berisi tentang info seputar Pendidikan, Sosial, Politik, Olahraga, Pengobatan, Herbal, Budaya, Agama, Wisata dan Teknologi.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar