Aladdin CIRI PEMIMPIN MENURUT FILOSOFI SUNDA | Kang Aladin

CIRI PEMIMPIN MENURUT FILOSOFI SUNDA


Menjadi pemimpin adalah hal yang paling berat dalam hidup, apalagi memimpin sebuah Kota, Provinsi, bahkan Negara. Jangankan memimpin semua itu pada zaman ini tidak banyak orang yang bisa memimpin dirinya sendiri, bahkan mereka lupa bahwa mereka menurut Agama Islam adalah seorang Khalifah dimuka bumi ini.

Sesuai asal Kang Aladin yaitu dari urang Sunda, maka Kang Aladin akan memberi tahu bahwa dalam filosofi sunda  juga terdapat ciri-ciri seorang Pemimpin yang sama halnya dengan Ajaran Agama Islam.
Berikut ciri-cirinya :

1.Budak Angon

Angon yang berarti penggembala adalah ciri yang petama dalam benak sang pemimpin. Dengan menggembala kita akan diajarkan artinya kesabaran, artinya pemimpin yang adil. Contohnya ketika menggembala kambing lalu terdapat seekor serigala menghadang disitulah pemimpin harus terdepan menghadang.Pemimpin bukan hanya duduk dibelakang tapi sewaktu-waktu pemimpin harus didepan ketika mengalami masalah.Bekerja dengan penuh keikhlasan.Menggembala ini dicontohkan ketika itu oleh Nabi Muhammad Saw.

2.Urang Gunung

Artinya pemimpin harus tahu situasi tempat sekitar dengan cara turun langsung bukan hanya duduk diatas kursi, melihat rakyatnya yang sedang kelaparan dan membagikan sembako kepada yang membutuhkan "salin tulungan urang gunung". Dicontohkan oleh seorang khalifah Umar bin khattab yang sering melakukan penyamaran keliling kampung untuk menyalurkan bantuan langsung kepada kaum du'afa.

3.Ngancikna di bibirit leuwi

Artinya Pemimpin harus rela berkorban demi rakyatnya, jangan hanya ingin enaknya saja, tapi dalam keadaan susah pemimpin harus terdepan. Mengedepankan rasa keadilan tanpa menghiraukan ras, agama, politik, dan kekerabatan.

4.Bau Lisung

Artinya pemimpin harus bekerja keras dalam setiap kepemimpinannya, dan tidak memikirikan jabatan yang ia pimpin, karena jabatan hanyalah titipan dari Allah SWT. setiap keringatnya akan menjadi ibadah, setiap langkahnya dibarengi dengan berkah.

Apakah ada pemimpin seperti ini pada zaman sekarang ini? jelas pasti ada. Yang jelas Kang Aladin ini mengharapkan kota,provinsi maupun negara harus dipimpin oleh orang yang mampu menjalankan apa yang dijalankan oleh Rasulullah SAW.

Figur-Figur pemimpin di Jawa Barat

1.Dr. (H.C.) H. Ahmad Heryawan, Lc., M.Si



Gubernur yang biasa disebut dengan Aher ini menurut Kang Aladin menjadi contoh figur yang sangat baik dalam memimpin. Pemimpin yang juga seorang tahfidz Al Qur'an ini terpilih dalam duakali masa periode jabatannya berkat program yang mengedepankan Jabar Kahiji ini.

Dibawah pimpinannya, banyak penghargaan yang diberikan kepada Provinsi Jawa Barat. Setidaknya 70 penghargaan berhasil diraih selama Jawa Barat dipimpin oleh Kang Aher. Dalam bidang insfraktutur, Aher telah mencanangkan program "Jawa Barat Caang" pada tahun 2010.

Tahun 2012 dan 2014, Jawa Barat meraih penghargaan Adiupaya Puritama oleh Kementerian Perumahan Rakyat. Penghargaan lainnya seperti Agro Inovasi Pengembangan Hortikultura (2009), Anugerah Aksara (2009), dan Infrastruktur

2.H. Dedi Mulyadi, S.H.



H. Dedi Mulyadi, S.H. atau yang sering disebut Kang Dedi ini adalah figur pemimpin yang mencontoh akhlak Rasulullah Saw. dengan cara memimpinnya yang mengedepankan masyarakat yang tak mampu, orang jompo, dan yatim piatu. Dengan agenda tiap bulannya yang disebut Safari Budaya Kang Dedi mampu mengayomi Masyarakat yang kurang diperhatikan.
Selain itu dalam pendidikan pun beliau mengeluarkan kurikulum muatan lokal tentang pembahasan kitab kuning, hal tersebut menjadikan Purwakarta berkah dalam pembanguan kabupatennya.



3.Drs.H.Budi Budiman


Dengan sebutan Kota Santri ini menjadikan Kota Tasikmalaya menjadi harum dengan kota yang terkenal akan nuansa islam nya. Drs.H Budi Budiman juga membuat program magrib mengaji bagi siswa-siswi nya.

Menyikapi maraknya tawuran, geng motor, demo anarkis, prostitusi, narkoba dan budaya negative lainnya di wilyaha Kota Tasikmalaya membuat walikota terpilih memutar otak dalam mengembalikan citra Tasikmalaya sebagai kota santri, dan akhirnya lahirlah ide untuk menerapkan budaya mengaji di kalangan siswa siswi dan generasi muda.

Menindaklanjuti  ide nya tersebut, Walikota Tasikmalaya secara resmi membuka Lounching Gerakan Magrib Mengaji Dan Pembinaan Tilawatil Qu’ran Untuk Siswa SD, SMP, SMA di Mesjid Agung Tasikmalaya dan secara simbolis memberikan bantuan Kitab suci Al-Qur’an kepada masing masing siswa didampingi Wakil Walikota, DKM Mesjid Agung, Unsur Muspida dan tokoh ulama. 

Semoga dengan adanya pemimpin-pemimpin sekarang ini, mencontoh apa yang mereka programkan, bukan hanya program dunia saja tapi program dunia yang membawa kita kepada akhirat.

sekian artikel yang saya buat jangan lupa baca artikel lainnya tentang : Lucunya Negeriku


kangaladin

Kang Aladin adalah personal blog, yang dibuat untuk membuat artikel menarik. Berisi tentang info seputar Pendidikan, Sosial, Politik, Olahraga, Pengobatan, Herbal, Budaya, Agama, Wisata dan Teknologi.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar